copyscape

Protected by Copyscape Online Plagiarism Scanner

Masuk ke Forum

Silahkan Anda masuk ke Forum: http://bit.ly/Forum-KN

Kata pengantar

Berikut adalah sepenggal dari artikel-artikel yang dibahas dalam forum. Artikel yang lengkap dapat dibaca di masing-masing kumpulan topik sesuai kategori artikelnya.

Ikuti kabarnya di twitter @akuinginhamil
Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label anak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Juni 2011

Susu Formula dan Kontroversinya

Sumber:ambon.antaranews.com 
Tidak ada yang menyangkal bahwa ASI adalah makanan yang terbaik untuk bayi yang diberikan Sang Pencipta. Gizinya sangat lengkap dan tidak bisa diduplikasikan oleh apapun. Selain itu pemberian ASI dapat memberikan nilai lebih baik untuk si ibu dan juga sang bayi. Namun demikian ada sebagian mommy yang tidak bisa memberikan ASI kepada bayinya akibat berbagai faktor. Maka dari itu susu formula adalah jalan terakhir yang mampu diberikan sang ibu untuk sang buah hati agar tetap bisa tumbuh dengan sehat dan cerdas. Berikut adalah berbagai artikel tentang susu formula :

  • Cara Menghilangkan Bakteri di Susu Formula Bayi
  • Mengenali Kandungan Dalam Susu Formula Anak


Selengkapnya bisa dibaca di sini

Selasa, 08 Maret 2011

ADOPSI ANAK : Tata Cara dan Akibat Hukumnya

From: restore-austin.org
Buah hati yang tak kunjung datang sering dijadikan sepasang suami istri untuk mengadopsi bayi sejak lahir. Tetapi tahukan moms prosedur yang benar dan legal?

Pasangan suami istri yang tidak mempunyai anak atau yang memutuskan untuk tidak mempunyai anak
dapat mengajukan permohonan pengesahan atau pengangkatan anak. Demikian juga bagi mereka yang
memutuskan untuk tidak menikah atau tidak terikat dalam perkawinan. Apa langkah-langkah tepat
yang harus diambil agar anak angkat tersebut mempunyai kekuatan hukum?

1. Pihak yang dapat mengajukan adopsi

a. Pasangan Suami Istri
Ketentuan mengenai adopsi anak bagi pasangan suami istri diatur dalam SEMA No.6 tahun 1983 tentang penyempurnaan Surat Edaran Nomor 2 tahun 1979 tentang pemeriksaan permohonan pengesahan/pengangkatan anak. Selain itu Keputusan Menteri Sosial RI No. 41/HUK/KEP/VII/1984 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perizinan Pengangkatan Anak juga menegaskan bahwa syarat untuk mendapatkan izin adalah calon orang tua angkat berstatus kawin dan pada saat mengajukan permohonan pengangkatan anak, sekurang-kurangnya sudah kawin lima tahun. Keputusan Menteri ini berlaku bagi calon anak angkat yang berada dalam asuhan organisasi sosial.

b. Orang tua tunggal

1. Staatblaad 1917 No. 129
Staatblaad ini mengatur tentang pengangkatan anak bagi orang-orang Tionghoa yang selain memungkinkan pengangkatan anak oleh Anda yang terikat perkawinan, juga bagi yang pernah terikat perkawinan (duda atau janda). Namun bagi janda yang suaminya telah meninggal dan sang suami meninggalkan wasiat yang isinya tidak menghendaki pengangkatan anak, maka janda tersebut tidak dapat melakukannya.


Selengkapnya di Forum



Minggu, 20 Februari 2011

Facebook ala Indonesia Yang Ramah Terhadap Anak-anak

Apakah anda sudah tahu kalau sekarang sudah ada situs jejaring sosial alias facebook yang buatan asli Indonesia? Iya, asli buatan Indonesia. Namanya Salingsapa.com Yang paling penulis cermati adalah facebook ala Indonesia ini cocok untuk anak-anak kita. Tertarik? 

Sepintas tentang Salingsapa.com
Situs jejaring sosial Indonesia ini diciptakan oleh anak remaja 13 tahun yang bernama Yahya dari Sekolah Alam Bandung, Jawa Barat. Dia belajar tentang internet kebanyakan dari internet karena menurut Yahya, dengan membeli buku yang notabene terbuat dari kertas itu berarti akan menghabiskan pohon-pohon yang tumbuh di hutan kita (bener juga ya!). Tak terhitung berapa jam ia habiskan waktu untuk konek dengan internet namun tentu tidak lupa untuk belajar pelajaran sekolah. Dengan dibantu oleh ayahnya sebagai Admin dan peyandang dana, Yahya terus mengembangkan situs ciptaannya dengan menambah fitur-fitur yang tidak dimiliki oleh facebook. Tadi penulis mengatakan situs jejaring sosial ini cocok untuk anak-anak. Kenapa demikian? Karena anak yang berumur 5 tahun pun, asal sudah mampu menulis dan membaca, secara legal dapat membuat akun di Salingsapa.com . Ini akibat sensor sang Admin yang cukup ketat mengenai konten yang disharing atau dimiliki oleh sang pemilik akun.

Kelebihan situs salingsapa.com :
  • Pemilik akun : minimal berumur 5 tahun (yang sudah mampu membaca dan menulis)
  • Pemilik akun dapat merubah tampilan halaman situs sesuai keinginannya. Kalau di facebook, tampilan halamannya tidak bisa kita ubah.
  • Bagi muslim, situs ini memiliki fitur Khazanah dan Al-Quran. Dalam fitur Khazanah, user dapat membaca ceramah-ceramah dari ustadz. Dan dalam fitur Al-Quran, user dapat membaca Al-Quran dan artinya atau sekedar mendengarkan alunan bacaan Al-Quran. dari juz 1-10.
  • Ada fitur radio yang bisa didengar selama 24 jam.

Kekurangan:
  • Suka "heng" karena terlalu banyak  yang akses.
  • User dari luar negeri sulit untuk mengakses
  • Belum ada fitur video/ youtube
  • Belum ada sponsor resmi

Untuk memperbaiki kekurangan tersebut, Yahya dan ayahnya terus mengembangkan fitur dan infrastruktur agar Salingsapa.com dapat meningkatkan kenyamanan para user sehingga akan lebih banyak lagi anak-anak Indonesia untuk dapat menggunakan fasilitas internet ini dengan positif dan maksimal.

Sekarang coba diingat, apakah anak anda yang baru kelas 1 SD sudah punya akun facebook? Jika ya, lebih baik mencari situs lain yang lebih aman dan cocok untuk mereka. Bagaimana menurut anda?




By: Nana dari berbagai sumber

Pola Asuh Efektif Pola Asuh Anak Dengan Cinta

Pola asuh sangat menentukan pertumbuhan anak, jadi hati-hati dalam menerapkannya. Apa, sih, pola asuh itu? Teorinya, menurut Theresia Indira Shanti, Psi.,Msi., pola asuh merupakan pola interaksi antara orang tua dan anak. Lebih jelasnya, yaitu bagaimana sikap atau perilaku orang tua saat berinteraksi dengan anak. Termasuk caranya menerapkan aturan, mengajarkan nilai/norma, memberikan perhatian dan kasih sayang serta menunjukkan sikap dan perilaku yang baik sehingga dijadikan contoh/panutan bagi anaknya.
Sayangnya pola asuh yang diterapkan orang tua tak selamanya efektif Malah terkadang dampaknya bagi si kecil bukannya baik tapi buruk. Pola asuh yang terlalu protektif atau memanjakan anak tentu menyebabkan anak menjadi tidak kreatif atau jadi selalu tergantung pada orang lain. Makanya perlu berhati-hati menerapkan pola asuh. Perlu diingat pula pola asuh sangat menentukan pertumbuhan anak, baik dalam potensi sosial, psikomotorik, dan kemampuan afektifnya.

SYARAT POLA ASUH EFEKTIF 
Jadi bagaimana pola asuh yang efektif itu? Menurut Shanti, pola asuh yang efektif bisa dilihat dari hasilnya. “Anak jadi paham kenapa harus begini atau begitu. Kenapa tak boleh ini-itu. Kelak, anak akan mampu memahami aturan-aturan di masyarakat secara lebih luas lagi. Misalnya, kalau ketemu orang harus menyapa atau bersalaman, “ ujar psikolog dari Unika Atmajaya, Jakarta ini. Nah, syarat paling utama pola asuh yang efektif adalah landasan cinta dan kasih sayang. Tapi bagaimana bentuknya? Berikut hal-hal yang bisa dilakukan orang tua demi menuju pola asuh efektif.

Jumat, 18 Februari 2011

Fungsi Imunisasi Pada Bayi

copyright by stream2pc
Ada 5 macam imunisasi yang wajib untuk bayi kita, yaitu BCG, Polio, DPT, Hepatitis B dan Campak. Selebihnya adalah imunisasi tambahan yang diberikan sesuai dengan saran dokter. Berikut keterangan tentang imunisasi serta jadwal pemberiannya :
  • BCG atau Bacillus Cellmete Guerin, yaitu vaksinasi yang diberikan pada bayi saat usia 0-2 bulan, fungsi dari vaksin ini adalah untuk menghindari penyakit TBC alias Tuberkolosis.

  • POLIO adalah sejenis penyakit yang disebabkan oleh virus poliovirus dari genus enterovirus, dan menyebabkan terjadinya kelumpuhan. Cara mencegah penyakit ini adalah sering cuci tangan bila selesai beraktivitas dan juga sebelum makan. Pada bayi imunisasi polio diberikan saat lahir, usia 2 bulan, 4 bulan dan 6 bulan.
  • DPT atau Dipteri Pentusis Tetanus, adalah sejenis penyakit yang bersumber dari bakteri bernama Corynebacterium Diphterie, yang hidup dalam selaput lendir hidung pada saluran pernapasan,dan membentuk membran putih sehingga menyumbat pernapasan. Pemberian vaksin untuk menghindari DPT ini pada bayi saat usia 2 bulan, 4 bulan dan 6 bulan.

Waspadai Efek Imunisasi

Imunisasi memang penting untuk membangun pertahanan tubuh bayi. Tetapi, orangtua masa kini seharusnya lebih kritis terhadap efek samping imunisasi yang mungkin menimpa Si Kecil.

Pertahanan tubuh bayi dan balita belum sempurna. Itulah sebabnya pemberian imunisasi, baik wajib maupun lanjutan, dianggap penting bagi mereka untuk membangun pertahanan tubuh. Dengan imunisasi, diharapkan anak terhindar dari berbagai penyakit yang membahayakan jiwanya.

Di lain pihak, pemberian imunisasi kadang menimbukan efek samping. Demam tinggi pasca-imunisasi DPT, misalnya, kerap membuat orangtua was-was. Padahal, efek samping ini sebenarnya pertanda baik, karena membuktikan vaksin yang dimasukkan ke dalam tubuh tengah bekerja. Namun, kita pun tidak boleh menutup mata terhadap fakta adakalanya efek imunisasi ini bisa sangat berat, bahkan berujung kematian. Realita ini, menurut Departemen Kesehatan RI disebut “Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi”(KIPI). Menurut Komite Nasional Pengkajian dan Penanggulangan (KN PP) KIPI, KIPI adalah semua kejadian sakit dan kematian yang terjadi dalam masa satu bulan setelah imunisasi.

Tidak Ada yang Bebas Efek Samping

Menurut Komite KIPI, sebenarnya tidak ada satu pun jenis vaksin imunisasi yang aman tanpa efek samping. Oleh karena itu, setelah seorang bayi diimunisasi, ia harus diobservasi terlebih dahulu setidaknya 15 menit, sampai dipastikan tidak terjadi adanya KIPI (reaksi cepat).

Selain itu, menurut Prof. DR. Dr. Sri Rejeki Hadinegoro SpA.(K), untuk menghindari adanya kerancuan antara penyakit akibat imunisasi dengan yang bukan, maka gejala klinis yang dianggap sebagai KIPI dibatasi dalam jangka waktu tertentu. “Gejala klinis KIPI dapat timbul secara cepat maupun lambat. Dilihat dari gejalanya pun, dapat dibagi menjadi gejala lokal, sistemik, reaksi susunan saraf pusat, serta reaksi lainnya,” terang Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ini.

For Muslim: KONSEP IMUNISASI HALAL HALALAN THAYYIB

1. Memberikan asupan nutrisi atau zat gizi atau makanan tertentu yang memaksimalkan pembangunan dan pemeliharaan sistem imun atau kekebalan tubuh manusia.

2. Memberikan asupan nutrisi atau zat gizi atau makanan tertentu yang meminimalkan dan menghilangkan zat yang bersifat menurunkan kerja sistem imun atau kekebalan tubuh manusia.

3. Menjauhkan dan menghentikan asupan nutrisi yang bersifat menurunkan pembangunan dan pemeliharaan sistem imun atau kekebalan tubuh manusia.

4. Tidak memberikan vaksinasi yang mengandung Toksin/Racun bahan berbahaya yang menjadi ancaman kesehatan manusia.
a. Kimiawi Sintetis

Susu Kedelai Bukan Solusi Bayi Alergi Susu Sapi

Surabaya – Banyak orang berpikir bahwa susu soya (kedelai) adalah jalan terakhir bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, sebab bisa saja sang bayi mengalami alergi karena bayi tidak mendapat Air Susu Ibu (ASI) sebelumnya.

“Bayi yang mendapat ASI eksklusif memiliki risiko lebih kecil untuk mengalami alergi,” ujar dokter spesialis anak, Dr Carlos H Lifschitz MD dalam press conference ‘The Hidden Faces of Cow’s Milk Allergy’ di Ambrosia Hall, Resto Nine Jalan Mayjen Sungkono, Senin (7/7/2008).

Dengan ASI yang jelas-jelas memiliki segala kelebihan daripada susu formula, kata Carlos, bayi bisa mendapatkan sumber nutrisi terbaik. Dan dengan nutrisi terbaik, sistem imun bayi bisa berkembang dengan lebih baik. Namun, sayangnya tidak semua bayi beruntung mendapat cukup asupan ASI sehingga sang ibu beralih ke susu sapi formula.

Sayangnya tidak semua tubuh bayi tahan dengan susu sapi. Bayi kadangkala alergi terhadap susu sapi yang ditandai dengan muntah, gatal-gatal, sakit perut, kembung, diare, konstipasi dan lain-lain setelah minum susu sapi. Carlos sendiri tidak menyarankan penggunaan susu soya dalam penanganan alergi susu sapi.

“Formula protein soya sebaiknya tidak diberikan kepada bayi yang mengalami alergi di bawah umur 6 bulan,” tambah Carlos.

Bila Anak Terkena Campak

Hati-hati bila anak demam dibarengi munculnya bercak merah di sekitar tubuh. Jangan dianggap enteng, Bu. Hari itu, di rumah keluarga Ibu Niken terjadi kepanikan. Pasalnya, kulit Nandia (13 bulan) berbercak merah, bahkan seperti menghitam. “Memang, beberapa hari ini dia panas tinggi. Tapi, saya pikir dia demam biasa saja,” ujar Ibu Niken dengan rasa bersalah.

Ternyata, dari pemeriksaan dokter menunjukkan bahwa Nandia terkena campak. “Hal itu bisa saja terjadi. Memang adakalanya penyakit campak tak terlihat karena campaknya belum keluar,” ujar DR.Sri Rezeki H.
Hadinegoro, Dr. Sp.A(K), dari RSUPN Cipto Mangunkusumo. Apa yang dialami Ibu Niken kerap juga dialami ibu-ibu lain. Mari kita mengenal campak lebih jauh, agar tak langsung panik saat menghadapinya.

Penyebabnya Adalah Virus

Kamis, 17 Februari 2011

Hati-hati Beri Antibiotik pada Anak yang Belum Tumbuh Gigi

Jakarta, Sebaiknya hati-hati memberi antibiotik pada anak yang belum tumbuh gigi. Alih-alih membuat anak sehat, antibiotik justru bisa membuat gigi anak menjadi kuning secara permanen dan bahkan tak bisa diputihkan dengan bantuan bleaching (memutihkan gigi) sekalipun.

"Gigi kuning itu bisa karena bermacam-macam, yaitu ada faktor ekstrinsik, intrinsik dan usia," jelas drg Prita Widianti, dokter gigi dari RS Metropolitan Medical Centre, dalam acara konferensi pers 'Make Up Bagi Gigi Anda' di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (10/2/2011).

Kalau faktor ekstrinsik, lanjut drg Prita, biasanya dari makanan dan minuman, misalnya makanan yang mengandung kunyit, teh, kopi, soda yang dikonsumsi dalam jangka panjang dan terus menerus. Kondisi gigi kuning seperti ini bisa diputihkan dengan bleaching.

Bila Anak Tersedak “Benda Asing”

Apa penyebab paling sering tersedak?
Bergantung pada usia, penyebab tersedak pada anak sangat bervariasi. Pada bayi sendiri penyebab paling sering adalah susu. Baik ASI maupun susu formula. Biasanya hal ini terjadi karena muntah. Bayi yang muntah kemudian ditegakkan depat menyebabkan tersedaknya bayi bahkan sampai menyebabkan masuknya benda asing (susu) ke dalam saluran pernapasan. Yang terakhir disebut dikenal dengan aspirasi. Sementara pada anak penyebab tersedak yang paling sering adalah benda-benda kecil seperti kacang, logam, atau mainan. Makanan sendiri lebih jarang menyebabkan tersedak atas aspirasi.

Siapa yang paling sering tersedak benda asing?
Tersedak atau dalam bentuk yang lebih berbahaya berupa aspirasi benda asing paling sering terjadi pada anak balita. Dengan usia paling sering adalah 4-6 tahun. Selain itu, bayi-bayi prematur juga memiliki kemungkinan tersedak atau aspirasi yang lebih besar daripada bayi prematur belum memiliki refleks menelan yang sempurna.

Bagaimana tanda dan gejala aspirasi benda asing?

Senin, 14 Februari 2011

Ayah Bijak, Anak Gemilang!

Peran Ayah sangatlah diperlukan untuk membantu anak memahami dirinya dan memastikan langkah yang tepat untuk meraih masa depan gemilangnya.

Mengurus dan mendidik anak bukan semata tanggung jawab ibu, tetapi juga harus dilakukan oleh ayah. Carey Casey, CEO dari National Center for Fathering, Jumat (4/2/2011) mengungkapkan bahwa kehilangan figur seorang ayah telah berdampak pada 27 persen remaja Amerika.

Dampak dari kehilangan figur ayah ini dapat membuat anak rentan terpapar pada kemiskinan, kehamilan tak diinginkan, kekerasan, hingga tekanan depresi mendalam. Ini karena remaja yang tumbuh tanpa kehadiran seorang ayah, akan minder dalam pergaulan, merasa terasing dari lingkungan sekitar, dan akhirnya, mencari jalan keluar lewat narkotika dan obat-obat terlarang demi 'menyembuhkan rasa kehilangan' itu.

Keberadaan ayah semakin krusial saat remaja mulai memasuki pintu gerbang masa depannya yang penuh tantangan, mulai dari kuliah, karir, kehidupan berkeluarga, hingga menghadapi masa tua kelak, tentunya butuh persiapan matang. Peran ayah sangat diperlukan anak untuk memahami dirinya dan memilih langkah yang tepat untuk masa depannya.

Luangkan Waktu Berdua dengan Anak

Komunikasi yang lancar biasanya dimulai dari sebuah kedekatan emosional. Karena itu, seorang ayah sebaiknya mulai sering mendekatkan diri kepada anaknya agar terjalin kedekatan emosi dan komunikasi antara keduanya.


Bersambung di Forum

Operasi Amandel Bikin Anak Tambah Gemuk

St Louis, Missouri, Jika berniat membawa anak ke rumah sakit untuk operasi amandel, maka bersiaplah untuk menghadapi efek sampingnya. Sebagian anak mengalami peningkatan berat badan setelah operasi pengangkatan tonsil atau yang sering disebut amandel.

Operasi pengangkatan tonsil umumnya dilakukan untuk mengatasi tonsilitis kronis alias radang amandel. Radang di bagian ini biasanya membuat anak mengalami gejala-gejala seperti susah menelan (dysphagia) dan sakit saat menelan (odynophagia).

Gejala-gejala ini tentu saja mempengaruhi pola makan, sehingga sedikit banyak akan mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan dan terutama berat badannya. Jika dibiarkan, anak-anak akan semakin kurus dan lama-lama menjadi kurang gizi.

Setelah tonsil atau amandel yang mengalami radang itu diangkat melalui operasi yang dinamakan tonsillectomy, anak-anak tidak lagi mengalami kesulitan atau rasa sakit saat menelan makanan. Karenanya, pola makan akan kembali normal dan berat badan akan meningkat.

Peningkatan berat badan yang dialami anak-anak sesudah tonsillectomy cukup signifikan.


Bersambung di Forum

Mengapa Hasil Penelitian Susu Formula IPB dan BPOM Berbeda?

Jakarta, Banyak yang penasaran menanti pengumuman merek susu yang terkontaminasi Enterobacter Sakazakii. Sayang susu yang dipakai penelitian IPB tersebut batal diumumkan, malah BPOM menyampaikan hasil yang berbeda yakni tidak ada susu yang terkontaminasi bakteri tersebut.

Penelitian yang dilakukan Insitut Pertanian Bogor antara tahun 2003-2006 menemukan 22 sampel susu formula yang mengandung bakteri Enterobacter Sakazakii dengan kadar 22,73 persen. Hasil penelitian selama 2003-2006 itu baru dipublikasikan IPB tahun 2008. Sejak itu sebagian masyarakat jadi panik dan penasaran, sebab hingga kini IPB tidak pernah menyebutkan merek apa saja yang terkontaminasi.

Buntut dari penelitian tersebut, menteri kesehatan dituntut oleh konsumen bernama David Tobing yang meminta susu yang tercemar tersebut diumumkan. Gugatan David Tobing menang di Pengadilan dan juga menang di MA. Untuk menindaklanjuti keputusan MA, Menteri Kesehatan memberikan penjelasan pada Kamis ini (10/2/2011).

Alih-alih terjawab rasa penasarannya, Badan Pengawasan Obat dan Makanan dalam jumpa pers di Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kamis (10/2/2011) malah mengumumkan hasil penelitian yang bertolak belakang. Menurut BPOM, antara tahun 2008-2011 pihaknya tidak menemukan adanya susu yang tercemar.

Penelitian pertama dilakukan BPOM awal tahun 2008, hasilnya tidak ada satupun dari 96 sampel susu formula yang terkontaminasi Enterobacter Sakazakii. Pada saat itu, standar tentang keberadaan E.Sakazakii memang belum diatur dalam Codex (Standar Internasional Kesehatan Konsumen).


Bersambung di Forum

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...