St Louis, Missouri, Jika berniat membawa anak ke rumah sakit untuk operasi amandel, maka bersiaplah untuk menghadapi efek sampingnya. Sebagian anak mengalami peningkatan berat badan setelah operasi pengangkatan tonsil atau yang sering disebut amandel.
Operasi pengangkatan tonsil umumnya dilakukan untuk mengatasi tonsilitis kronis alias radang amandel. Radang di bagian ini biasanya membuat anak mengalami gejala-gejala seperti susah menelan (dysphagia) dan sakit saat menelan (odynophagia).
Gejala-gejala ini tentu saja mempengaruhi pola makan, sehingga sedikit banyak akan mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan dan terutama berat badannya. Jika dibiarkan, anak-anak akan semakin kurus dan lama-lama menjadi kurang gizi.
Setelah tonsil atau amandel yang mengalami radang itu diangkat melalui operasi yang dinamakan tonsillectomy, anak-anak tidak lagi mengalami kesulitan atau rasa sakit saat menelan makanan. Karenanya, pola makan akan kembali normal dan berat badan akan meningkat.
Peningkatan berat badan yang dialami anak-anak sesudah tonsillectomy cukup signifikan.
Operasi pengangkatan tonsil umumnya dilakukan untuk mengatasi tonsilitis kronis alias radang amandel. Radang di bagian ini biasanya membuat anak mengalami gejala-gejala seperti susah menelan (dysphagia) dan sakit saat menelan (odynophagia).
Gejala-gejala ini tentu saja mempengaruhi pola makan, sehingga sedikit banyak akan mempengaruhi pertumbuhan tinggi badan dan terutama berat badannya. Jika dibiarkan, anak-anak akan semakin kurus dan lama-lama menjadi kurang gizi.
Setelah tonsil atau amandel yang mengalami radang itu diangkat melalui operasi yang dinamakan tonsillectomy, anak-anak tidak lagi mengalami kesulitan atau rasa sakit saat menelan makanan. Karenanya, pola makan akan kembali normal dan berat badan akan meningkat.
Peningkatan berat badan yang dialami anak-anak sesudah tonsillectomy cukup signifikan.
Bersambung di Forum
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih anda telah berkunjung ke blog kami. Mohon tinggalkan komentar.