Surabaya – Banyak orang berpikir bahwa susu soya (kedelai) adalah jalan terakhir bagi bayi yang alergi terhadap susu sapi. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar, sebab bisa saja sang bayi mengalami alergi karena bayi tidak mendapat Air Susu Ibu (ASI) sebelumnya.
“Bayi yang mendapat ASI eksklusif memiliki risiko lebih kecil untuk mengalami alergi,” ujar dokter spesialis anak, Dr Carlos H Lifschitz MD dalam press conference ‘The Hidden Faces of Cow’s Milk Allergy’ di Ambrosia Hall, Resto Nine Jalan Mayjen Sungkono, Senin (7/7/2008).
Dengan ASI yang jelas-jelas memiliki segala kelebihan daripada susu formula, kata Carlos, bayi bisa mendapatkan sumber nutrisi terbaik. Dan dengan nutrisi terbaik, sistem imun bayi bisa berkembang dengan lebih baik. Namun, sayangnya tidak semua bayi beruntung mendapat cukup asupan ASI sehingga sang ibu beralih ke susu sapi formula.
Sayangnya tidak semua tubuh bayi tahan dengan susu sapi. Bayi kadangkala alergi terhadap susu sapi yang ditandai dengan muntah, gatal-gatal, sakit perut, kembung, diare, konstipasi dan lain-lain setelah minum susu sapi. Carlos sendiri tidak menyarankan penggunaan susu soya dalam penanganan alergi susu sapi.
“Formula protein soya sebaiknya tidak diberikan kepada bayi yang mengalami alergi di bawah umur 6 bulan,” tambah Carlos.
“Bayi yang mendapat ASI eksklusif memiliki risiko lebih kecil untuk mengalami alergi,” ujar dokter spesialis anak, Dr Carlos H Lifschitz MD dalam press conference ‘The Hidden Faces of Cow’s Milk Allergy’ di Ambrosia Hall, Resto Nine Jalan Mayjen Sungkono, Senin (7/7/2008).
Dengan ASI yang jelas-jelas memiliki segala kelebihan daripada susu formula, kata Carlos, bayi bisa mendapatkan sumber nutrisi terbaik. Dan dengan nutrisi terbaik, sistem imun bayi bisa berkembang dengan lebih baik. Namun, sayangnya tidak semua bayi beruntung mendapat cukup asupan ASI sehingga sang ibu beralih ke susu sapi formula.
Sayangnya tidak semua tubuh bayi tahan dengan susu sapi. Bayi kadangkala alergi terhadap susu sapi yang ditandai dengan muntah, gatal-gatal, sakit perut, kembung, diare, konstipasi dan lain-lain setelah minum susu sapi. Carlos sendiri tidak menyarankan penggunaan susu soya dalam penanganan alergi susu sapi.
“Formula protein soya sebaiknya tidak diberikan kepada bayi yang mengalami alergi di bawah umur 6 bulan,” tambah Carlos.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih anda telah berkunjung ke blog kami. Mohon tinggalkan komentar.