Wednesday, 18 November 2009
ANGGAPAN bahwa vitamin C bisa menyembuhkan gejala beberapa penyakit,termasuk radang tenggorokan adalah anggapan yang keliru. Vitamin C tak berfungsi untuk pengobatan, tetapi pencegahan.
Bila sedang terkena flu ringan atau radang tenggorokan,biasanya vitamin C dipilih sebagai suplemen untuk mencegah flu semakin berat. Tapi, ternyata konsumsi vitamin C saat sakit tak efektif menyembuhkan penyakit seperti flu dan radang tenggorokan.Temuan tersebut dikemukakan dalam penelitian terbaru bahwa tidak semua gejala penyakit ringan seperti
influenza, radang tenggorokan atas atau inspeksi saluran pernapasan atas (ispa) dan panas demam bisa disembuhkan hanya dengan mengonsumsi vitamin C semata.
Asupan vitamin C ketika mengalami radang tenggorokan atau ketika menderita influenza serta demam ringan sebenarnya tidak terlalu berpengaruh pada penyakit tersebut. Publik kerap salah kaprah bahwa vitamin C bahkan bisa membuat kebal terhadap bermacam penyakit.Anggapan keliru itu membuat orang mengonsumsi vitamin C secara berlebihan, padahal manfaatnya belum pasti didapat.
ANGGAPAN bahwa vitamin C bisa menyembuhkan gejala beberapa penyakit,termasuk radang tenggorokan adalah anggapan yang keliru. Vitamin C tak berfungsi untuk pengobatan, tetapi pencegahan.
Bila sedang terkena flu ringan atau radang tenggorokan,biasanya vitamin C dipilih sebagai suplemen untuk mencegah flu semakin berat. Tapi, ternyata konsumsi vitamin C saat sakit tak efektif menyembuhkan penyakit seperti flu dan radang tenggorokan.Temuan tersebut dikemukakan dalam penelitian terbaru bahwa tidak semua gejala penyakit ringan seperti
influenza, radang tenggorokan atas atau inspeksi saluran pernapasan atas (ispa) dan panas demam bisa disembuhkan hanya dengan mengonsumsi vitamin C semata.
Asupan vitamin C ketika mengalami radang tenggorokan atau ketika menderita influenza serta demam ringan sebenarnya tidak terlalu berpengaruh pada penyakit tersebut. Publik kerap salah kaprah bahwa vitamin C bahkan bisa membuat kebal terhadap bermacam penyakit.Anggapan keliru itu membuat orang mengonsumsi vitamin C secara berlebihan, padahal manfaatnya belum pasti didapat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih anda telah berkunjung ke blog kami. Mohon tinggalkan komentar.