Jakarta, Beberapa perempuan percaya bahwa kehamilan dapat membuatnya semakin bodoh karena menurunnya IQ (Intelligence Quotient) atau tingkat kecerdasan. Benarkah demikian?
Sebagian perempuan yang sedang hamil pernah mendengar kabar bahwa kehamilan dapat membuat penurunan IQ sebesar 15 poin. Namun jangan khawatir, hal tersebut hanyalah mitos dan belum ada bukti ilmiah maupun penelitian yang dapat menjelaskannya.
Kehamilan memang membuat perubahan besar pada tubuh dan emosi perempuan, seperti meningkatkan stres, cepat lelah, sering mual muntah (morning sickness), perubahan suasana hati dan kenaikan berat badan. Tapi belum ada data ilmiah yang menghubungan antara level IQ dan kehamilan.
Studi yang dilakukan peneliti dari University of Bradford dan the University of Leeds tahun 2010 juga tidak menemukan penurunan IQ pada ibu hamil.
Tapi penelitian itu menemukan perempuan hamil jadi gampang lupa. Sifat pelupa ini terjadi karena ada perubahan hormon selama hamil yang berkaitan dengan wilayah tertentu di otak yang disebut dengan hippocampus.
Sebagian perempuan yang sedang hamil pernah mendengar kabar bahwa kehamilan dapat membuat penurunan IQ sebesar 15 poin. Namun jangan khawatir, hal tersebut hanyalah mitos dan belum ada bukti ilmiah maupun penelitian yang dapat menjelaskannya.
Kehamilan memang membuat perubahan besar pada tubuh dan emosi perempuan, seperti meningkatkan stres, cepat lelah, sering mual muntah (morning sickness), perubahan suasana hati dan kenaikan berat badan. Tapi belum ada data ilmiah yang menghubungan antara level IQ dan kehamilan.
Studi yang dilakukan peneliti dari University of Bradford dan the University of Leeds tahun 2010 juga tidak menemukan penurunan IQ pada ibu hamil.
Tapi penelitian itu menemukan perempuan hamil jadi gampang lupa. Sifat pelupa ini terjadi karena ada perubahan hormon selama hamil yang berkaitan dengan wilayah tertentu di otak yang disebut dengan hippocampus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih anda telah berkunjung ke blog kami. Mohon tinggalkan komentar.